Thursday, February 09, 2006
Cerita Tiga Kata - Bagian Ke Lima

Kali ini, agak panjang, hehehe, abisnya sampai nyambung dua kali kan ^.^
Terimakasih pada semua yang sudah berpartisipasi, ayo dong... si oom , akang pada kemana?

Cerita lengkapnya :

Semut berjalan mondar-mandir sambil bawa kemenyan.
Bau busuk dimana-mana mengikatkanku pada cinderela yang disuruh bersihin selokan dengan senang hati.
Dukun mencari kemenyan nya lalu mengucapkan mantra, dan menyebabkan cinderela bertemu peri biru.

"Wahai Cinderella, mengapa dikau berlarian kesana-kemari ?

Bersihkan dulu ingusmu, engkau bersedih hati"
Peri memeluk dirinya sambil mengeluarkan serbuk ajaib berwarna ungu keabu-abuan tapi ternoda darah.

Ternyata peri bohongan. Cinderella terpukau, berkata "apapun adanya dirimu, aku bersedia menerima semua harta yang engkau wariskan kepadaku."

"Peri Biru" berkata, "Permintaanmu sayangnya tidak dapat dipenuhi 100%. Mungkin suatu saat akan menari keti dance Lalu dapat piala "Goblet Of Fire", terbuat dari kayu hasil curian, dari sebuah toko kelontong yang pemiliknya (sangat) miskin." Cinderella menangis meronta-ronta.

Mendadak muncul spiderman, "Hai cewek manis, tapi ndak mandi-mandi. Tak apalah, maukah kamu mandi denganku?"

Bintang-bintang mulai bersinar menerangi hari Cinderela yang tersenyum bahagia sambil membayangkan dirinya menikahi sang pangeran sambil dikelilingi kurcaci-kurcaci.

Pangeran memakai sayap yang terajut dari benang gelasan layang-layang yang sangat kuat, karena minum extra joss.

Christiano Ronaldo keheranan melihat kejadian yang luar biasa sehingga ronaldinho pun terpukau.
Tazmania kemudian ngamuk, Donald Duck tersipu-sipu, Mickey Mouse terperangah.
Marsupilami menggunakan ekornya, tak disangka ekornya membelit semua kaki pemain bola di sana dengan sangat kuat.

Tweety lari menolongnya sambil tersenyum manis mengeluarkan gigi taringnya, dan siap mengambil keuntungan untuk dirinya sendiri supaya kaya.

Akhirnya cinderela, pangeran, dan para tokoh kartun terbang ke rumahnya Megawati untuk mengambil barang dan makanan enak serta timbunan sembako yang selama ini bersembunyi dibalik jendela.

Tak seorangpun yang menyadarinya, sampai mereka menemukan gua aladin dan pingsan seketika.
Lalu, mereka datang membawa scooby snacks yang rasanya lezat.

Kurcaci melompat-lompat sampai yang lain kena diare karena pakai sabun ini?

Berani menerima tantangan?
Lets do it!!!!
Aku butuh duit tapi semua pelit.

Jangan ragu-ragu menyumbang untuk kepentingan bersama membangun kamar melahirkan kucingku, yang akan menjadi kamar mew mew.

Lahirlah anak kucing berbulu domba pink yang menawan hati.

Cinderella keluar membawa barang yang sangat aku impikan. Akhirnya aku pingsan seketika diatas awan empuk.

Oh Cinderella, pangeran datang dengan membawa sebatang emas murni. Tapi tebu yang panjang manis sekali rasanya, tak ingin kulepaskan walau hanya 'tuk sekejab saja. Pasti aku kan menjaganya sampai titik darah penghabisan.

Tak disangka, tiba-tiba Cinderela membuka payung
dan berlindung dari serangan jurus "kilat" yang ternyata berasal dari Wiro Sableng yang hobinya ngerumpi.

Wiro Sableng bertanya "Gosip terakhir Cut Memei yang berakhir dengan tangis yang membanjiri seluruh desa."

Cinderella pun harus ikut menanggung derita yang menyebabkan pangeran hanya menjadi seorang petani. Menanam jagung, menuai padi dan memanen singkong serta memetik jeruk ditengah sawah yang ternyata penuh dengan ulat bulu gatal dan menjijikkan.

Oh Wiro Sableng, disini.
Dimanakah kau KijokoBodo?
Bersemedi di Gunung Kidul yang sebentar lagi akan meledak, mengeluarkan serbuk ajaib berwarna putih-putih melati alibaba, merah merah delima. Pinokio jadi kucing berbulu angsa yang berbulu indah seindah emas permata.

Cinderella yang manis dengan sepatu kaca berdampingan dengan pangeran.
Ayo kita berdansa hingga waktu yang ditentukan ibu peri Dan biarkan tikus-tikus tetap menjadi pengawal berbaju besi, dengan tombak yang panjang

Namun jangan biarkan jarum jam berhenti.

Cinderellaku sayang, turunlah dari kereta labu.

Upssss ndak disangaka kelinci putih terbang elintasi istana.
Penyihir minta roti unyil "berapa harganya selusin?"
Yang paling enak ada diskon tuh. Hanya di matahari. Jangan lupa bawa duit yang banyak, sekeranjang buah segar.

Cinderella tambah bingung. Ternyata buah-buahan lain hanyalah buah yang dibuat dari lilin yang digunakan saat mati lampu.

Makanya harus hemat listrik, sehingga tak ada sesal di kemudian hari. Tapi PLN sedang menghitung keuntungan yang bernilai triliun-an rupiah.

Bagi kita juga dong buat beli rumah dan mobil mewah.

Cinderela bahagia mendapatkan undian berhadiah milyraan, seakan akan mimpi menjadi kenyataan dan pangeran pun bersorak.

Kisah ini akan berakhir dengan bahagia.

 
posted by Duma at 2/09/2006 02:00:00 PM | Permalink |


0 Comments: